Jadwal seminar

22 May

Credit Card revolution bisa diartikan dengan istilah Revolusi Kartu Kredit yang bertajuk ” Kaya Modal Kartu Kredit “. Berikut jadwal seminar  Revolusi Kartu Kredit (CCR) bulan Juni 2012.

Hari, Tanggal Kegiatan Keterangan & Contact Person
Sab 2 Jun 2012 Temu Nasional CCR Surabaya info hub 0856 2500 544
Min 3 Jun 2012 Temu Nasional CCR Surabaya info hub 0856 2500 544
Rab 6 Jun 2012 Seminar CCR Salatiga info hub 0856 2500 544
Kam 7 Jun 2012 Seminar CCR Semarang info hub 0856 2500 544
Jum 8 Jun 2012 WorkshopCCR Salatiga & Semarang info hub 0856 2500 544
Sab 9 Jun 2012 Seminar CCR Bengkulu info hub
Min 10 Jun 2012 Workshop CCR Bengkulu info hub
Jum 15 Jun 2012 Seminar CCR Surabaya info hub 087854 2727 29
Sab 16 Jun 2012 Workshop CCr Surabaya info hub 087854 2727 29
Kam 28 Jun 2012 Seminar CCR Bandung info hub 0856 2500 544
Jum 29 Jun 2012 Seminar CCR Bogor info hub
Sab 30 Jun 2012 workshop CCR Jakarta info hub 0857 147 147 44
     
     

 

Seminar Credit Card Revolution telah di hadiri lebih dari 20.000 0rang. cek lebih lanjut dibawah ini

http://www.creditcard-revolution.com/

Jadwal seminar

22 May

Credit Card revolution bisa diartikan dengan istilah Revolusi Kartu Kredit yang bertajuk ” Kaya Modal Kartu Kredit “. Berikut jadwal seminar  Revolusi Kartu Kredit (CCR) bulan Juni 2012.

Hari, Tanggal Kegiatan Keterangan & Contact Person
Sab 2 Jun 2012 Temu Nasional CCR Surabaya info hub 0856 2500 544
Min 3 Jun 2012 Temu Nasional CCR Surabaya info hub 0856 2500 544
Rab 6 Jun 2012 Seminar CCR Salatiga info hub 0856 2500 544
Kam 7 Jun 2012 Seminar CCR Semarang info hub 0856 2500 544
Jum 8 Jun 2012 WorkshopCCR Salatiga & Semarang info hub 0856 2500 544
Sab 9 Jun 2012 Seminar CCR Bengkulu info hub
Min 10 Jun 2012 Workshop CCR Bengkulu info hub
Jum 15 Jun 2012 Seminar CCR Surabaya info hub 087854 2727 29
Sab 16 Jun 2012 Workshop CCr Surabaya info hub 087854 2727 29
Kam 28 Jun 2012 Seminar CCR Bandung info hub 0856 2500 544
Jum 29 Jun 2012 Seminar CCR Bogor info hub
Sab 30 Jun 2012 workshop CCR Jakarta info hub 0857 147 147 44
     
     

 

Seminar Credit Card Revolution telah di hadiri lebih dari 20.000 0rang. cek lebih lanjut dibawah ini

http://www.creditcard-revolution.com/

fungsi kartu kredit

22 May

Kartu kredit sejatinya berfungsi sebagai alat untuk mempermudah transaksi. Anda tidak perlu repot membawa banyak uang untuk berbelanja karena Anda hanya cukup membawa kartu kredit saja dan menggesekkannya, lebih aman dan juga praktis. Karena itu kartu kredit juga sering disebut sebagai uang plastik.

Sayangnya, belakangan ini kartu kredit mendapat banyak respon negatif dari masyarakat. Ini tidak lepas dari godaan yang ditimbulkan ketika kita telah memiliki kartu kredit. Kita akan mudah tergoda untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak penting atau tidak kita butuhkan. Hal ini secara perlahan membuat kita terjebak dalam hutang kredit yang dapat mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Banyak orang yang terlilit hutang karena kartu kredit dan bingung mencari cara untuk bisa lepas dari masalah tersebut. Sebagian diantara mereka malah ketakutan dengan hal-hal yang akan dihadapi setelah terlilit hutang kartu kredit. Bagaimana tidak, hutang yang menumpuk, dikejar-kejar depkolektor, depresi, pertikaian rumah tangga, perceraian dan bahkan kematian yang tragis. Mereka berpikir bahwa kartu kredit memang hanya akan membawa dampak buruk bagi mereka.

Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi Roy Shakti, baginya kartu kredit seperti seorang patner bisnis yang baik hati. Dengan tangan dinginnya, beliau merubah kartu kredit menjadi daya ungkit (leverage) bagi seorang yang nobody menjadi somebody. Melalui pengalamannya selama bertahun-tahun dalam menggeluti kartu kredit, Roy akhirnya mampu menjadikan kartu kredit sebagai “mesin uang” untuk untuk meningkatkan kekayaan.

Credit Card Revolution akan merubah paradigma Anda tentang kartu kredit. Memperlihatkan sisi lain dari kartu kredit yang dapat menjadi bermanfaat untuk Anda. Ibarat sebuah senjata, Anda hanya perlu memahami seluk beluknya sehingga Anda tahu bagaimana cara menggunakan kartu kredit dan menjadikannya sebagai investor terbaik bagi Anda untuk membantu mencapai kesuksesan yang ingin Anda raih.

Bagi Roy Shakti, kartu kredit menyimpan potensi untuk meningkatkan kekayaan Anda, dan berbagai triknya yang tidak dapat Anda temukan disekolah bisnis paling terkenal sekalipun.

dapatkan Ilmu tentang kartu kredit oleh Praktisi kartu kredit, Roy Shakti di sini

fungsi kartu kredit

22 May

Kartu kredit sejatinya berfungsi sebagai alat untuk mempermudah transaksi. Anda tidak perlu repot membawa banyak uang untuk berbelanja karena Anda hanya cukup membawa kartu kredit saja dan menggesekkannya, lebih aman dan juga praktis. Karena itu kartu kredit juga sering disebut sebagai uang plastik.

Sayangnya, belakangan ini kartu kredit mendapat banyak respon negatif dari masyarakat. Ini tidak lepas dari godaan yang ditimbulkan ketika kita telah memiliki kartu kredit. Kita akan mudah tergoda untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak penting atau tidak kita butuhkan. Hal ini secara perlahan membuat kita terjebak dalam hutang kredit yang dapat mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Banyak orang yang terlilit hutang karena kartu kredit dan bingung mencari cara untuk bisa lepas dari masalah tersebut. Sebagian diantara mereka malah ketakutan dengan hal-hal yang akan dihadapi setelah terlilit hutang kartu kredit. Bagaimana tidak, hutang yang menumpuk, dikejar-kejar depkolektor, depresi, pertikaian rumah tangga, perceraian dan bahkan kematian yang tragis. Mereka berpikir bahwa kartu kredit memang hanya akan membawa dampak buruk bagi mereka.

Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi Roy Shakti, baginya kartu kredit seperti seorang patner bisnis yang baik hati. Dengan tangan dinginnya, beliau merubah kartu kredit menjadi daya ungkit (leverage) bagi seorang yang nobody menjadi somebody. Melalui pengalamannya selama bertahun-tahun dalam menggeluti kartu kredit, Roy akhirnya mampu menjadikan kartu kredit sebagai “mesin uang” untuk untuk meningkatkan kekayaan.

Credit Card Revolution akan merubah paradigma Anda tentang kartu kredit. Memperlihatkan sisi lain dari kartu kredit yang dapat menjadi bermanfaat untuk Anda. Ibarat sebuah senjata, Anda hanya perlu memahami seluk beluknya sehingga Anda tahu bagaimana cara menggunakan kartu kredit dan menjadikannya sebagai investor terbaik bagi Anda untuk membantu mencapai kesuksesan yang ingin Anda raih.

Bagi Roy Shakti, kartu kredit menyimpan potensi untuk meningkatkan kekayaan Anda, dan berbagai triknya yang tidak dapat Anda temukan disekolah bisnis paling terkenal sekalipun.

dapatkan Ilmu tentang kartu kredit oleh Praktisi kartu kredit, Roy Shakti di sini

Mengitung Bunga Kartu Kredit

15 Dec

Di dalam seminar Credit Card Revolution Pakar Kartu Kredit Roy Shakti menjelaskan tentang bagaimana mengelola kartu kredit secara dahsyat serta perhitungan bunga kartu kredit.

 

Roy Shakti menyatakan hampir semua bank di  indonesia penerbit kartu Kredit  menggunakan sistem perhitungan bunga dengan mengacu pada tanggal transaksi dilakukan.

Nilai transaksi x jumlah hari dari tanggal transaksi s/d tanggal lembar tagihan dicetak x jumlah bulan dalam setahun x bunga per bulan kemudian dibagi 360 hari:

perhitungan bunga kartu kreditUntuk lebih mudah, coba perhatikan ilustrasi berikut;

Tn. Budi memiliki kartu kredit yang tanggal pencatatannya adalah pada tanggal 27 setiap bulan. Jatuh tempo adalah 15 hari setelah tanggal pencatatan:

perhitungan bunga kartu kredit

Jika Tn. Budi melunasi seluruh tagihan sebelum tanggal 14 Maret (waktu lima belas hari setelah tanggal 27 Februari), maka Tn Budi terbebas dari biaya apapun, mungkin hanya biaya transaksi via ATM.

Namun jika Tn. Budi tidak melunasi sekaligus, atau hanya membayar sebagian misalnya pada tanggal 5 Maret hanya membayar Rp. 2.000.000 dari total tagihan- maka pada bulan berikutnya yakni pada tanggal 27 Maret perhitungan bunga atas transaksi-transaksi yang belum dilunasi pada bulan Februari akan berlaku sebagai berikut;

1. ( 150.000 X 52 hari X 12 X 2%)/360 = Rp. 5.200

2. (2.000.000 X 67 hari X 12 X 2%)/360 = Rp. 89.333

3. (1.500.000 X 67 hari X 12 X 2%)/360 = Rp. 67.000

4. ( 150.000 X 51 hari X 12 X 2%)/360 = Rp. 5.100

5. ( 350.000 X 41 hari X 12 X 2%)/360 = Rp. 9.567

Total Bunga Pembelanjaan: = Rp. 176.200

Maka pada Tagihan bulan Maret Tn. Budi akan dibebani biaya bunga sebesar Rp.176.200 diluar pembelanjaan Tn. Budi antara 28 Februari hingga 27 Maret. Bunga tidak dihitung berdasarkan saldo terhutang sebesar Rp. 2.150.000 (Total tagihan Rp 4.150.000 dikurangi pembayaran Rp 2.000.000).

Dampak penerapan Satu Nasabah Hanya Boleh Punya 2 Kartu Kredit

8 Dec

Pada hari jum’at Gubenur BI Darmin Nasution mengeluarkan wacana pembatasan setiap satu nasabah maksimal 2 kartu kredit, berita ini langsung heboh di  twitter dan facebook  apalagi pengguna kartu kredit, banyak inbox, mention, wall ke saya bertanya apa dampaknya di masa depan apabila aturan ini benar benar di terapkan? Karena banyak pertanyaan tersebut dan jawaban yang di butuhkan lebih dari 140 karakter untuk mencegah timbulnya kesalahpahaman , maka dengan ini akan saya jelaskan apa dampak akibat nya dan siap saja yang rugi

Tentu dampak terbesar yang paling  terkena imbas nya adalah bank bank penerbit kartu kredit, seperti yang tercatat di data asosiasi kartu kredit Indonesia (AKKI) “Tahun 2007 transaksi kartu kredit hanya Rp 72 triliun, 2008 sebanyak Rp 107 triliun. Kemudian untuk tahun 2009 sebanyak Rp 136 triliun dan pada 2010 sebanyak Rp 163 triliun, namun di 2011 sendiri baru 8 bulan pertama sudah menunjukkan angka Rp 119 triliun,”

 Peningkatan terjadi karena penetrasi pasar yang di lakukan oleh bank bank penerbit kartu kredit tentu sepengetahuan induk VISA atau MASTERCAD nya , hal ini sudah saya prediksi tahun lalu di saat saya menulis buku CREDIT CARD REVOLUTION , Amerika yang notabene sebagai  Negara penerbit kartu kredit sedang menggenjot pemasukanya dengan mengeksplor pasar ASIA , di buku saya jelaskan rinci bahwa Ekspor terbesar Amerika adalah hutang salah satu produk nya adalah kartu kredit, dan Negeri paman Sam itu lagi butuh duit banyak untuk  memulihkan negaranya

Apabila pembatasan benar benar di berlakukan maka akan ada penurunan omset besar besar an di sektor kartu kredit  karena fakta di lapangan sebagian masyarakat yang punya kartu kredit punya lebih dari 5 kartu , penurunan omset kartu kredit di Indonesia berarti penurunan omset VISA dan MASTER CARD  berarti juga  penurunan omset hasil produk ekspor Amerika. Pertanyaan saya, apakan kapitalis Amerika akan diam saja melihat omsetnya menurun? Anda sendiri yang simpulkan.

Kebijaksanaan Bank Bank Penerbit Kartu Kredit  yang di lakukan besar kemungkinan tidak dilakukan sepenuh hati, Langkah BI sebelum nya adalah dengan menggertak akan menutup merchant merchant yang terindikasi memakai mesin nya untuk gesek tunai.  tapi mana buktinya saya masih melihat iklan iklan di Koran Gestun masih banyak, saya yakin para Bank Penerbit Kartu Kredit menghadapi dilema, di satu sisi dia harus menekan gestun, sisi yang lain dia harus meningkatkan omset.

Apakan wacana ini nanti akan seperti wacana wacana yang  terdahulu? Kita lihat saja nanti

Boleh kita berandai andai, apabila mungkin  kebijaksanaan ini  benar benar terealisasi dampak apa yang akan kita alami ? Dengan penerapan satu nasabah yang maksimal mempunyai 2 kartu kredit, apa yang terjadi bila yang sebelum nya nasabah tersebut mempunyai lebih dari 2 kartu kredit?

Asumsi Pertama

Apakah bank mau memberikan dispensasi pemutihan nasabah yang sudah punya banyak kartu kredit,dan sudah terpakai apabila kartu nya di tutup maka seluruh tagihanya akan di putihkan.  Heheh kalau ini terjadi maka asik donk yang punya banyak kartu kredit, saya berharap ini terealisasi karena saya termasuk orang yang di untungkan  dengan kebijaksanaan ini. Tapi kecil kemungkinan ini terjadi, karena ini semua masalah bisnis mana mau bank di suruh rugi

 

Asumsi Kedua

Ketika penerapan  setiap nasabah maksimal punya 2 kartu kredit, apabila nasabah itu sudah punya lebih dari dua maka akan di tutup secara sepihak oleh bank dan nasabah di suruh menyelesaikan tagihanya? Kalau asumsi kedua ini terjadi maka akan terjadi  akan terjadi kredit macet besar- besaran di sektor kredit konsumsi , bisa di sebutkan bahwa kemacetan ini akan secara masif,masal  serta akan melumpuhkan bank bank penerbit kartu kredit yang berimbas pada chaos.

Kenapa demikian, omset kartu kredit tahun 2010 mencapai 163 triliun setahun  dan kita tahu pemakaian kartu kredit terbanyak di Indonesia bukan untuk belanja, tapi sebagian besar masuk ke sektor usaha walaupun hal tersebut. tidak pernah  tercatat berap pastinya tapi perkiraaan kami mencapai 70%. Apabila kebijaksanaan ini di terapkan  maka coba hitung berapa potensi kerugian yang akan di derita bank ? apakah kekacauan 1998 akan terjadi lagi?

 

Asumsi Ketiga

Pembatasan diberlakukan kepada nasabah yang belum punya kartu kredit dan akan mempunyai kartu kredit, apabila nasabah tersebut  sudah punya lebih dari 2 kartu kredit maka sisa kartu kredit nya tidak di bekukan, tetapi nasabah tersebut tidak bisa mempunyai kartu kredit lagi. Asumsi ketiga ini cukup masuk akal , akan tetapi akan banyak PR bank untuk membatasi hal tersebut, tetap banyak cela terhadap aturan ini misal, bagaimana bila nasabah tersebut  mengajukan aplikasi serantak di 5 bank, dan aplikasi di terima semua?

PEMBATASAN BUKAN SOLUSI

Dari ketiga skenario tersebut bisa di bilang tidak ada yang benar benar menjadi solusi, semua mempunyai dampak buruknya masing masing,  solusi terbaik bukan lah pembatasan, hal ini akan menimbulkan masalah yang baru

Menurut pendapat saya yang tepat adalah melakukan edukasi kepada pengguna kartu kredit bagaimana cara mengelola  yang baik dan benar, hal ini tidak di lakukan bank bank penerbit.

 Coba anda lihat ada banyak sekali promosi kartu kredit baik itu di baliho jalan, di mall, di surat kabar, di televisi dan semua itu promosi merayu nasabah untuk menggunakan kartu kredit nya, pernah kah anda lihat iklan yang mengedukasi nasabah untuk mengelola kartu kredit nya sacara bijak? Tidak ada, di mana para nasabah belajar mengelolah kartu kredit nya? Ribuan murid saya menjawab belajar sendiri atau di ajari oleh teman, bagaimana kalau dia belajar hal yang salah? Itulah yang terjadi saat ini kita sebagai nasabah di rayu untuk memakai kartu kredit dengan bombardir promosi, apabila sudah kita pakai dan ternyata kita tidak sanggup membayarnya? Yang ada kita yang di salahkan lagi, di teror , di aniaya debt collector.

Sudah saatnya Bank bank penerbit mendidik nasabahnya untuk menjadi nasabah yang baik dan bijak,

Hello world!

7 Dec

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.